Pengunjung

Visits today: _
Total Visits:_
Online:0

 

SIAP SUKSESKAN VAKSINASI COVID-19

Call Dinkes (0355) 321924

Pengajuan izin usaha pangan lebih mudah dengan OSS

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kab. Tulungagung menyampaikan sambutan pada Sosialisasi OSS.

Awal tahun 2022 ini, Dinas Kesehatan kembali menyelenggarakan Sosialisasi Online Single Submission (OSS). Kegiatan yang dilaksanakan di Barata Convention Hall Tulungagung pada Selasa (08/03/2022) ini adalah awal dari kegiatan pembinaan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kab. Tulungagung dalam mengawal pelaku usaha dimana dengan adanya perubahan paradigma perizinan maka izin usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) masuk dalam kategori resiko menengah rendah di mana dalam sistem OSS izin langsung diterbitkan hanya dengan membuat pernyataan mandiri / self declaration.

Bapak Masduki, SE., M.Kes sedang menyampaikan materi tentang Online Single Submission.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 100 orang pelaku usaha ini disampaikan ada 3 komponen yang harus di penuhi  dalam surat pernyataan mandiri yang menjadi tugasnya Dinas Kesehatan untuk mengawal yaitu :

  1. Pelaku usaha harus mengikuti penyuluhan keamanan pangan
  2. Sarana diaudit dengan memastikan hasil audit level 1 dan 2 (tidak ada aspek serius maupun  kritis yang dapat  mempengaruhi mutu keamanan pangan)
  3. Rancangan label sesuai ketentuan

Pelaku usaha yang sudah mengajukan izin melalui OSS akan dilakukan pengawalan oleh Dinas Kesehatan sesuai peraturan dalam waktu tiga bulan dan di perpanjang lagi selama 3 bulan. Sosialiasasi kali ini lebih difokuskan pada praktek secara langsung izin online melalui aplikasi OSS dengan narasumber dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tulungagung.

Dalam kesempatan kali ini hadir Bapak Heru Santoso, S.Pd, M.Pd selaku Wakil Ketua Komisi C DPRD Kab. Tulungagung. Dalam sambutannya beliau menyampaikan tujuan dari OSS adalah mempersingkat dan mempermudah perizinan dalam berusaha. Harapannya semua UMKM Tulungagung lebih maju salah satunya harus aman produknya dan mempunyai legalitas izin usaha. (feni/dinkes)

Leave a Reply