BERITA TERBARU

Peluang usaha bagi produk ALKES dan PKRT
Upload by Dinkesta/24-06-2026

Dinkesta-Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Perizinan dan Pengawasan Produksi Alat Kesehatan serta PKRT pada Selasa, 23 Juni 2026. Bertempat di Gedung Sabha Husada Bhakti Dinkes Tulungagung, kegiatan yang dibuka oleh Kabid SDK, Ibu Fira Permata Sari, SKM, ini berkolaborasi dengan Dinas Koperasi & UM serta DPMPTSP.


Langkah ini diambil guna memastikan seluruh produk alkes dan PKRT rumah tangga yang diproduksi memenuhi standar regulasi UU No.17 Tahun 2023 tentang kesehatan, serta mendorong peluang wirausaha baru bagi perwakilan BUMDES dan UMKM dari Kecamatan Gondang, Boyolangu, dan Campurdarat.

Melalui pembekalan materi terkait izin edar dan cara distribusi yang baik, Bimbingan teknis ini bertujuan agar masyarakat—khususnya para calon produsen lokal—dapat meningkatkan keamanan serta kualitas produk alat kesehatan yang beredar luas di masyarakat.



Profil Kesehatan Kabupaten Tulungagung Tahun 2025
Upload by Dinkesta/23-06-2026

Dinkesta-Profil Kesehatan ini merupakan salah satu bentuk penyajian data dan informasi kesehatan yang dikumpulkan dari berbagai sistem pencatatan dan pelaporan yang diterbitkan tiap tahun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung sebagai salah satu wujud nyata dari upaya pemantapan dan pengembangan di bidang Sistem Informasi Kesehatan (SIK). 

Profil Kesehatan Kabupaten Tulungagung diharapkan  dapat menjadi salah satu acuan para perencana program, pelaksana program serta pengambil keputusan dalam menjalankan tugas, serta salah satu sarana evaluasi pembangunan kesehatan. Untuk menjamin kualitas data dan informasi yang baik maka dilakukan upaya integrasi serta proses validasi data diberbagai tingkatan. 
Acuan penyusunan Profil Kesehatan ini didasarkan pada Surat Edaran Nomor :
HK.02.02/III/9190/2022 tentang Standar Instrumen Profil Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, yang diterbitkan oleh Sekretaris Jenderal  Kesehatan
Gambaran Umum dan Kependudukan Wilayah : Kabupaten Tulungagung memiliki luas 1.055,65 km² yang terbagi menjadi 19 kecamatan, 257 desa, dan 14 kelurahan. Jumlah penduduk mencapai 1.119.588 jiwa dengan  kepadatan 1.060,6 jiwa/km². Angka Harapan Hidup (AHH) terus meningkat menjadi 75,51 pada tahun 2025.
Sarana dan Sumber Daya Manusia Terdapat 32 Puskesmas (17 rawat inap, 15 non-rawat inap), 65 Puskesmas Pembantu, 32 Puskesmas Keliling, serta 13 Rumah Sakit.
Tenaga Kesehatan: Total SDM Kesehatan berbasis fasyankes sebanyak 7.748 orang, dengan proporsi tenaga keperawatan sebagai yang terbanyak (30,46%).
Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan: Total anggaran kesehatan sebesar Rp857,5 miliar (26,74% dari APBD kabupaten). Cakupan kepesertaan JKN mencapai 85,46% dari total penduduk.
Kesehatan Keluarga: Angka Kematian Ibu (AKI) tercatat 10 kasus. Cakupan K6 (antenatal standar) mencapai 69,8%. Terdapat 75 kematian neonatal dan 98 kematian bayi. Cakupan pemberian ASI eksklusif mencapai 66,59%. Status Gizi: Persentase balita underweight sebesar 9,3% dan stunting sebesar 5%.
Pengendalian penyakit : Penemuan kasus TBC sebanyak 15.560, dengan 1.728 kasus positif. Kasus HIV positif mencapai 334 orang. Angka kesakitan (IR) DBD tercatat 39,9 per 100.000 penduduk. Pelayanan Hipertensi bagi usia >=15 tahun mencapai 99,1%, sedangkan pelayanan Diabetes Melitus mencapai 83,14%.
Kesehatan Lingkungan: Akses sanitasi layak mencapai 100%. Sebanyak 48 desa/kelurahan telah melaksanakan 5 pilar STBM. Sebanyak 79,63% sarana air minum yang diawasi memenuhi standar aman.
selengkapnya klik disini

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Bagi Anggota Gerakan Pramuka
Upload by Dinkesta/18-06-2026
            Dinkesta-Pada Kamis (18/06/2026), Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti oleh 38 peserta anggota Pramuka dan Pramuka Saka Bakti Husada.
Kegiatan yang berlangsung secara aktif dan partisipatif ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peserta dalam memberikan pertolongan awal pada kondisi kegawatdaruratan melalui materi dan praktik langsung.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan keterampilan Bantuan Hidup Dasar dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Dr. Desi Lusiana Wardani, S.K.M., M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas semangat dan partisipasi aktif selama pelatihan, serta berharap ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dekapan Kasih untuk "Tersayang"
Upload by Dinkesta/04-05-2026
Dinkesta-Kesehatan jiwa adalah fondasi kesejahteraan kita bersama. Pada Senin, 4 Mei 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung bersinergi dengan RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang dan Dinas Sosial Tulungagung melaksanakan monitoring dan evaluasi program “Tersayang” (Terabaikan Kasih Sayang Saat Jiwanya Goncang).
Apa saja kegiatannya?
Koordinasi Strategis: Pertemuan di Gedung Sabha Husada Bakti untuk memastikan intervensi medis bagi pasien ODGJ berat berjalan lebih efektif dan terukur.
Home Visite (Kunjungan Rumah): Tim terjun langsung ke lapangan untuk menyapa pasien secara personal di lingkungan tempat tinggal mereka.
Pelayanan Humanis: Menghadirkan dukungan moral dan perawatan intensif langsung di tengah keluarga agar proses pemulihan berjalan lebih optimal.
Kolaborasi nyata ini adalah bukti komitmen kita untuk memastikan tidak ada warga Tulungagung yang merasa sendirian dalam perjuangan kesehatan jiwanya. Karena setiap jiwa berharga dan layak mendapatkan dekapan kasih yang tulus.
Mari bersama-sama hapus stigma dan dukung pemulihan kesehatan jiwa di sekitar kita!

Sidak ke "SAVANA", Pastikan Takjil Aman dari Zat Berbahaya
Upload by Dinkesta/27-02-2026

Kamis (26/02), Tim Dinkes Tulungagung terjun langsung ke SAVANA (Sentra Aneka Variasi Takjil Nusantara) GOR Lembu Peteng untuk memastikan takjil yang dikonsumsi masyarakat 100% aman!

Kegiatan rutin setiap bulan ramadhan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung kepada UMKM, kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Dr. Desi Lusiana Wardhani, S.K.M., M.Kes. bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tim melakukan sidak ke lapak pedagang, sekaligus memberikan edukasi langsung mengenai keamanan pangan.

Selain itu juga mengambil 30 sampel makanan secara acak dari lapak untuk di uji  cepat (rapid test) di mobil laboratorium keliling. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa makanan takjil yang diburu masyarakat aman dikonsumsi dan bebas dari zat berbahaya.

Hasil pemeriksaan dari 30 sampel makanan yang dilakukan melalui uji cepat semua negatif dari zat berbahaya makanan. Dengan demikian warga Tulungagung bisa berburu takjil dengan tenang tanpa was-was zat berbahaya. Higienis, sehat, dan berkah!


Mekanisme Reaktivasi PBI JKN Nonaktif
Upload by Dinkesta/20-02-2026


 >>>

Punya kartu Penerima Bantuan Iuran (PBI JKN) tapi statusnya tiba-tiba nonaktif? Jangan panik dulu ya!

Reaktivasi bisa dilakukan kok, terutama bagi sedulur yang kartu nonaktifnya kurang dari 6 bulan dan sedang dalam kondisi darurat medis atau sakit kronis.

Gimana caranya? Yuk, simak Mekanisme Reaktivasi Penerima PBI JK berikut ini:
1. Fasilitas Kesehatan: Minta surat keterangan berobat ke RS atau Puskesmas.
2. Kantor Desa/Kelurahan: Lapor ke petugas setempat untuk pengajuan aktif kembali.
3. Verifikasi SIKS-NG: Petugas Desa akan memverifikasi dan menginput data ke sistem.
4. Dinas Sosial: Verifikasi berlanjut di tingkat Kabupaten.
5. Pusdatin Kemensos: Menunggu approval data kepesertaan.
6. BPJS Kesehatan: Setelah semua setuju, BPJS akan mengaktifkan kembali kartu Anda!

Ingat !!! Segera cek status kepesertaanmu melalui aplikasi Mobile JKN, WhatsApp PANDAWA (0811-8165-165), atau tanya langsung ke Operator SIKS-NG di Desa/Kelurahan.

Jangan sampai nunggu sakit baru dicek ya! Yuk, pastikan jaminan kesehatan kita selalu aktif. 


Waspada Fenomena "Superflu", Dinkes Tulungagung Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Upload by Dinkesta/14-01-2026