BERITA TERBARU
Forum Komunikasi Publik (FKP) Melalui Bimtek Pembinaan dan Pengawasan SDMK Fasyankes
Upload by Dinkesta/28-07-2026

Dinkesta--Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang dikemas dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kesehatan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di Azana Hotel Tulungagung (28/07/2026).
Sebanyak 54 peserta hadir dalam acara ini dari berbagai unsur bidang kesehatan dan akademisi, antara lain BAPPEDA Kabupaten Tulungagung, Bagian Organisasi Setda Kabupaten Tulungagung, Inspektorat Kabupaten Tulungagung, 32 Kepala Puskesmas se-Kabupaten Tulungagung, Akademisi, Rumah Sakit, PKFI, IDI, PDGI, IBI, PPNI, IAI, dan Tim Pelayanan Publik Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman implementasi Satu Sehat SDMK dan MPP Digital dalam perizinan tenaga medis dan tenaga kesehatan, serta memperkuat pembinaan, pengawasan, dan evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui forum ini diharapkan tenaga kesehatan semakin memahami layanan perizinan digital, meningkatkan kepatuhan regulasi, dan mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, transparan, dan bermutu.
Pembekalan dan Evaluasi PMT Lokal UPT Puskesmas SIMO
Upload by Dinkesta/22-07-2026


Dinkesta-Pada hari Rabu tanggl 22 Juli 2026, bertempat di UPT Puskesmas Simo diadakan Pembekalan dan evaluasi pelaksanaan PMT Lokal. Kegiatan ini di hadiri oleh ketua TP PKK desa dan kader posyandu sebanyak 25 orang, Tujuannya untuk memberikan bekal serta sosialisasi kepada kader posyandu tentang pelaksanaan PMT Lokal, pentingnya PMT Lokal untuk memenuhi kesenjangan asupan gizi guna memperbaiki masalah dan meningkatan status gizi pada sasaran.
Pada hari pertama kegiatan di buka oleh kepala UPT Puskesmas Simo, pemaparan materi dan evaluasi oleh ahli gizi puskesmas, serta demonstrasi masak makanan kudapan oleh peserta.
Ibu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Dr. Desi Lusiana Wardhani, SKM.M.Kes juga berkenan hadir dalam acara tersebut, beliau memberikan arahan2 kepada peserta, salah satunya agar pelaksanaan PMT lokal tahun ini berjalan lancar. Kegiatan hari pertama sukses berjalan dengan lancar dan ditutup oleh ibu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung..
Peluang usaha bagi produk ALKES dan PKRT
Upload by Dinkesta/24-06-2026

Dinkesta-Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Perizinan dan Pengawasan Produksi Alat Kesehatan serta PKRT pada Selasa, 23 Juni 2026. Bertempat di Gedung Sabha Husada Bhakti Dinkes Tulungagung, kegiatan yang dibuka oleh Kabid SDK, Ibu Fira Permata Sari, SKM, ini berkolaborasi dengan Dinas Koperasi & UM serta DPMPTSP.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh produk alkes dan PKRT rumah tangga yang diproduksi memenuhi standar regulasi UU No.17 Tahun 2023 tentang kesehatan, serta mendorong peluang wirausaha baru bagi perwakilan BUMDES dan UMKM dari Kecamatan Gondang, Boyolangu, dan Campurdarat.
Melalui pembekalan materi terkait izin edar dan cara distribusi yang baik, Bimbingan teknis ini bertujuan agar masyarakat—khususnya para calon produsen lokal—dapat meningkatkan keamanan serta kualitas produk alat kesehatan yang beredar luas di masyarakat.
Profil Kesehatan Kabupaten Tulungagung Tahun 2025
Upload by Dinkesta/23-06-2026

Dinkesta-Profil Kesehatan ini merupakan salah satu bentuk penyajian data dan informasi kesehatan yang dikumpulkan dari berbagai sistem pencatatan dan pelaporan yang diterbitkan tiap tahun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung sebagai salah satu wujud nyata dari upaya pemantapan dan pengembangan di bidang Sistem Informasi Kesehatan (SIK).
Profil Kesehatan Kabupaten Tulungagung diharapkan dapat menjadi salah satu acuan para perencana program, pelaksana program serta pengambil keputusan dalam menjalankan tugas, serta salah satu sarana evaluasi pembangunan kesehatan. Untuk menjamin kualitas data dan informasi yang baik maka dilakukan upaya integrasi serta proses validasi data diberbagai tingkatan.
Acuan penyusunan Profil Kesehatan ini didasarkan pada Surat Edaran Nomor :
HK.02.02/III/9190/2022 tentang Standar Instrumen Profil Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, yang diterbitkan oleh Sekretaris Jenderal Kesehatan
Gambaran Umum dan Kependudukan Wilayah : Kabupaten Tulungagung memiliki luas 1.055,65 km² yang terbagi menjadi 19 kecamatan, 257 desa, dan 14 kelurahan. Jumlah penduduk mencapai 1.119.588 jiwa dengan kepadatan 1.060,6 jiwa/km². Angka Harapan Hidup (AHH) terus meningkat menjadi 75,51 pada tahun 2025.
Sarana dan Sumber Daya Manusia Terdapat 32 Puskesmas (17 rawat inap, 15 non-rawat inap), 65 Puskesmas Pembantu, 32 Puskesmas Keliling, serta 13 Rumah Sakit.
Tenaga Kesehatan: Total SDM Kesehatan berbasis fasyankes sebanyak 7.748 orang, dengan proporsi tenaga keperawatan sebagai yang terbanyak (30,46%).
Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan: Total anggaran kesehatan sebesar Rp857,5 miliar (26,74% dari APBD kabupaten). Cakupan kepesertaan JKN mencapai 85,46% dari total penduduk.
Kesehatan Keluarga: Angka Kematian Ibu (AKI) tercatat 10 kasus. Cakupan K6 (antenatal standar) mencapai 69,8%. Terdapat 75 kematian neonatal dan 98 kematian bayi. Cakupan pemberian ASI eksklusif mencapai 66,59%. Status Gizi: Persentase balita underweight sebesar 9,3% dan stunting sebesar 5%.
Pengendalian penyakit : Penemuan kasus TBC sebanyak 15.560, dengan 1.728 kasus positif. Kasus HIV positif mencapai 334 orang. Angka kesakitan (IR) DBD tercatat 39,9 per 100.000 penduduk. Pelayanan Hipertensi bagi usia >=15 tahun mencapai 99,1%, sedangkan pelayanan Diabetes Melitus mencapai 83,14%.
Kesehatan Lingkungan: Akses sanitasi layak mencapai 100%. Sebanyak 48 desa/kelurahan telah melaksanakan 5 pilar STBM. Sebanyak 79,63% sarana air minum yang diawasi memenuhi standar aman.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Bagi Anggota Gerakan Pramuka
Upload by Dinkesta/18-06-2026
Dinkesta-Pada Kamis (18/06/2026), Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti oleh 38 peserta anggota Pramuka dan Pramuka Saka Bakti Husada.
Kegiatan yang berlangsung secara aktif dan partisipatif ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peserta dalam memberikan pertolongan awal pada kondisi kegawatdaruratan melalui materi dan praktik langsung.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan keterampilan Bantuan Hidup Dasar dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Dr. Desi Lusiana Wardani, S.K.M., M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas semangat dan partisipasi aktif selama pelatihan, serta berharap ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dekapan Kasih untuk "Tersayang"
Upload by Dinkesta/04-05-2026